Shalat jenazah adalah shalat yang berbeda dgn shalat shalat lain.Karena dengan berdiri ,dan empat kali takbir tanpa ruku dan sujud.
Shalat jenazah disebut juga shalat mayyit dan hukumnya fardu "kifayah"yang mempunyai empa rukun yaitu:
1.Niat menshalati mayit yg dimaksud.
2.Berdiri bagi yang berkuasa (bisa berdiri)
3.Empat kali takbir
4.Salam
Bagi orang yang hendak menyalati jenazah maka sebaiknya dikerjakan secara berjama`ahdan hendaknya dijadikan 3 shaf/baris.dan satu baris sekurang2nya 2 orang.maka jika yang shalat itu ada enam orang hendaknya disusun tiap2 baris dua orang agar menjadi tiga baris.Dalam sebuah hadist yang bersumber dari Malik bin hurairah r.a bekata"Rosulallah Saw bersabda:"Orang mu`min yang mati, lalu dishalati oleh segolongan kaum muslimin sampai mereka tiga shaf Allah akan mengampuni dosa dosanya."(HR imam lima)
Cara melaksanakan shalat jenazah adalah:
Niat Shalat Jenazah....Niat pada dasarnya adalah menyengajakan sesuatu yang diiringi perbuatan.dan niat itu cukup diucapkan didlm hati ketika berdiri tegak menghadap kiblat mengangkat kedua tangan pada takbiratul ihram, yakni takbir yang pertama. berikut ini bacaan shalat jenazah:
dalam takbir pertama mengangkat kedua tangan sambil mengucapkan "ALLAHU AKBAR" kemudian membaca Ta`awudz lalu disusul dengan membaca surat Al-fatihah.
kemudian takbir yang kedua "ALLAHU AKBAR"seraya mengangkat kedua tangan lalu membaca do`a sholawat sekurang kurangnya:
lalu takbir ketiga sambil ber takbir"ALLAHU AKBAR" seraya mengangkat kedua tangan lalu membaca do`a untuk simayit sbb:
Kemudian takbir ke empat "ALLAHU AKBAR" seraya mengankat kedua tangan lalu membaca do`a untuk diri sendiri dan simayit.
Setelah membaca do`a tersebut kemudia salam.
keterangan: Doa` do`a mayit di atas adalah untuk mayit laki laki apabila untuk mayit perempuan maka Dhomir A-`ied` Hu diganti dgn Dhomir -A`led`Ha misalnya: ALLOOHUMMAGHFIRLAHUU "diganti dgn "ALLOOHUMMAGHFIR LAHAA."atau "HADZAA" diganti menjadi "HAADZIHII"
Demikian seterusnya pada tiap tiap Dhomir -A `led`HU diganti dengan HA.
Shalat jenazah disebut juga shalat mayyit dan hukumnya fardu "kifayah"yang mempunyai empa rukun yaitu:
1.Niat menshalati mayit yg dimaksud.
2.Berdiri bagi yang berkuasa (bisa berdiri)
3.Empat kali takbir
4.Salam
Bagi orang yang hendak menyalati jenazah maka sebaiknya dikerjakan secara berjama`ahdan hendaknya dijadikan 3 shaf/baris.dan satu baris sekurang2nya 2 orang.maka jika yang shalat itu ada enam orang hendaknya disusun tiap2 baris dua orang agar menjadi tiga baris.Dalam sebuah hadist yang bersumber dari Malik bin hurairah r.a bekata"Rosulallah Saw bersabda:"Orang mu`min yang mati, lalu dishalati oleh segolongan kaum muslimin sampai mereka tiga shaf Allah akan mengampuni dosa dosanya."(HR imam lima)
Cara melaksanakan shalat jenazah adalah:
Niat Shalat Jenazah....Niat pada dasarnya adalah menyengajakan sesuatu yang diiringi perbuatan.dan niat itu cukup diucapkan didlm hati ketika berdiri tegak menghadap kiblat mengangkat kedua tangan pada takbiratul ihram, yakni takbir yang pertama. berikut ini bacaan shalat jenazah:
UsHOLLI `ALAA HAADZAL MAYYITI ARBA`A TAKBIIROOTIN KIFAAYATI LILLAAHITA`AALAA
artinya" aku berniat menshalati mayit ini dengan empat kali takbir,wajib kifayah karena Allah ta`ala."dalam takbir pertama mengangkat kedua tangan sambil mengucapkan "ALLAHU AKBAR" kemudian membaca Ta`awudz lalu disusul dengan membaca surat Al-fatihah.
kemudian takbir yang kedua "ALLAHU AKBAR"seraya mengangkat kedua tangan lalu membaca do`a sholawat sekurang kurangnya:
ALLOOHUMMA SHOLLI `ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA`ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD.
"Wahai Tuhanku limpahkanlah rahmat atas junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya"lalu takbir ketiga sambil ber takbir"ALLAHU AKBAR" seraya mengangkat kedua tangan lalu membaca do`a untuk simayit sbb:
ALLOOHUMMAGHFIRLAHU WARHAMHU WA`AAFIHI WA`FU`ANHU WA`AKRIM NUZULAHU WA WASSI `MADKHOLAHU
"Wahai Tuhanku ampunilah dia,kasihanilah dia sejahterakanlah dia serta maafkanlah kesalahannya hormatilah kedatangannya dan luaskanlah tempat kediamannya".Kemudian takbir ke empat "ALLAHU AKBAR" seraya mengankat kedua tangan lalu membaca do`a untuk diri sendiri dan simayit.
ALLOOHUMMA LAA TAHRIMNA AJROHU WA LAA TAFTINNAA BA`DAHU WAGHFIRLANAA WALAHU.
"Wahai Tuhanku janganlah Engkau rugikan kami daripada mendapat ganjarannya dan janganlah Engkau bri kami fitnah sepeninggalannya serta ampunilah kami dan dia"Setelah membaca do`a tersebut kemudia salam.
keterangan: Doa` do`a mayit di atas adalah untuk mayit laki laki apabila untuk mayit perempuan maka Dhomir A-`ied` Hu diganti dgn Dhomir -A`led`Ha misalnya: ALLOOHUMMAGHFIRLAHUU "diganti dgn "ALLOOHUMMAGHFIR LAHAA."atau "HADZAA" diganti menjadi "HAADZIHII"
Demikian seterusnya pada tiap tiap Dhomir -A `led`HU diganti dengan HA.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar